Bukan! Bukannya ga mau sibuk. Bukannya ga peduli sama temen-temen yang sebenernya udah punya banyak beban. Bukannya ga mau bantu, tapi seandainya aku bisa, pasti bakal aku bantu. Mungkin ini kesalahanku di awal. Aku ga bisa bagi waktu dengan baik. Aku gagal dalam perencanaan. Aku gagal ngatur waktu.
Aku pernah gagal jadi ketua divisi dalam sebuah acara yang cukup besar. Jenis acaranya adalah pameran. Ketika itu, aku memiliki empat orang anggota. Semua anggotaku berpotensi luar biasa. Tapi ketika itu, ketika awal pembentukan tim, ketika konsep harus dibuat, entah kenapa mereka semua susah dikumpulkan. Mungkin aku juga yang salah, ga bisa tegas memaksa. Aku yang ga bisa dengan tegas memberi tugas dan menagihnya. Aku yang dengan mudahnya memberi kelapangan lagi-dan-lagi. Bukannya menuntut agar pekerjaan ketika itu cepat diselesaikan.
Timeline yang telah dibuat menjadi tidak berlaku. Semuanya mundur hingga sekitar dua bulan menjelang acara dan semua barang pameran belum siap. Ditambah dengan masa-masa ujian yang membuat pengerjaan sedikit terabaikan. Akhirnya aku buat sendiri konsep pamerannya. Ketika rapat besar, berbagai usulan masuk dan aku modif konsepnya menjadi lebih sempurna. Tapi apa gunanya konsep yang luar biasa tanpa realisasi yang jelas?
Jujur, awalnya aku kecewa dengan semua anggota. Baca entri selengkapnya »



