Arsip Kategori: cinta

Cieeeee…

Halo, kembali lagi bersama saya, Putri, haha.. Long time no see guys. I am sorry to leave you a few months ago. I just feel a little disappoint because of something, haha, I will tell you next time :p.

So, now I want to take out my mind, about a word, “ciee”. I will start with the story.

Ah, wait, do you know what the exactly meaning of the word “ciee”? Cie is the word that point out to teasing someone. Example, there are a girl and boy eat together in the restaurant, and then their friends come to same restaurant. Their friends will say “cieee” to tease the girl and boy. “Cieee you are together like couples, cieee”. Another sample, if there is a student that win an award, you can tease him/her with saying “ciee, you were win award, cieee”. So the word “ciee” can used in any event, to tease somebody. My friend said that if someone say “cieee” to other, it’s mean that he/she was envious. Haha. But I not agree with my friend. :p

Ok now, this is the story.

Long time ago *haha not so long, actually*, it was my first time to learn something. In that time, I have around 4 or 5 friends that know first about that subject (I call they the master friends, haha). Because of that, I want to do acceleration in learn the subject. So I getting on my friends and ask many question about everything that I want to know and everything that I don’t understand. One time, we got a group task, and luckily I in a group with one of that master friends, let say his name A. When we do that task, my other friends always said “cieeee”. Why? Dunno. Just because we work together, only two of us? At that time I don’t care what the other people said. I still focus in my obsession, to get acceleration in the subject.

Three years later, I have increased my level, same as my “master friends” *yes*. And in those three years I have worked with A in same division. The word “ciee” have already familiar in my ears since I hear that nearly every day.

Akibatnya, perlahan timbul rasa yang berbeda di hati saya. *loh kok tiba-tiba ganti bahasa? Haha, biarin*. Kata-kata cie mengakibatkan saya seringkali berpikir, “kenapa sih di-cie-in mulu?”, “emang saya terlalu dekat ya sama dia? Perasaan biasa aja”, “jangan-jangan dia yang suka sama saya?” *mulai keGRan*, “emang kita cocok ya?”. Pikiran-pikiran itu muncul setiap kali kata cie muncul. And guess what, setiap pikiran itu muncul, kadang semua hal yang si A lakukan menjadi terlihat manis dan cool di mata saya. Akibatnya lagi, mulai timbul rasa suka saya terhadap si A, yang tersimpan dan perlahan menumpuk, dan memuncak. Rasanya itu kayak….”duh gue ngefans banget sama orang itu!”, “kya kya kyaa,, I like him, what should I do, kya kya kyaa..”, yah begitulah kira-kira.

Beberapa saat setelah puncak dari rasa itu, ada kabar bahwa si A jadian sama si B. Haha. Patah hati? Ga juga sih, cuma agak kesel aja awalnya, karena tiba-tiba sikap “manis”nya yang dulu jadi menyebalkan. Dan dia juga cukup pintar untuk membuat saya jadi ilfeel sama dia. Dalam waktu kurang dari 3 bulan saya berhasil menghapus rasa yang pernah ada, haha *kayak lagu aja neng*.

Mulai dari kejadian itu, saya mulai jadi kebal sama yang namanya “ciee”. Saking seringnya di-ciee-in, dan malah berakhir dengan di-php-in *tragis*.

Nah intinya, yang mau saya bilang adalah, hati-hati bilang kata ciee untuk urusan hati. Ketika kita mengatakan ciee ke dua orang (laki-laki dan perempuan), maka dalam lubuk hati mereka yang paling dalam, akan tertanam benih-benih rasa suka, atau ya paling tidak seperti yang saya ceritakan, muncul pikiran macam-macam, hayalannya terbang keliling dunia *naon*.

Tapi ada juga orang yang sudah kebal dengan kata ciee seperti saya ini. Mau di-cie-in sama orang yang ganteng (ini sih karena ga mungkin, haha) atau sama orang yang udah sering banget berinteraksi, atau bahkan sama orang yang gelagatnya udah kayak mau bilang “do you want to…build a snowman?” eh salah, maksudnya “do you want to be my girl?” *iyuuuh*, ga mempan. Serius. Udah pengalaman soalnya. Haha. Orang bilang cie itu cuma buat fun aja. Jadi kalo di-cie-in ga perlu mikir macem-macem. Cie-in lagi aja balik, haha.

Jadi yaaa.. hati-hati aja bilang kata ciee, haha..

Kisah sedih akibat kata cie (Sumber: Kaskus)
Kisah sedih akibat kata cie (Sumber: Kaskus)
Iklan

Kalau Cinta Kasih sebagai Program

Alkisah seorang pelanggan datang dengan hati gelisah ke tempat servis, upgrade dan reparasi komputer…

Customer Service (CS): Ya, ada yang bisa saya bantu?

Pelanggan (P): Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?

CS: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?

P: Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?

CS: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukah anda di mana HATI anda?

P: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?

CS: Program apa saja yang sedang aktif?

P: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM.

CS: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari sistem operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya? Lanjutkan membaca Kalau Cinta Kasih sebagai Program