Kalau HATI diibaratkan RUMAH,,,

Kalau hati diibaratkan rumah..

Awalnya, ketika pertama menempati rumah, rumah itu bersih, rapi, dan nyaman..
Ga lama setelah itu, banyak tetangga, kawan, dan relasi yang datang berkunjung ke rumah..
Kadang kala, kedatangan mereka sedikit membuat berantakan rumah..
Jadi ada piring kotor, gelas kotor, dst..
Lantas, setelah urusan mereka dengan kita selesai, mereka pergi.

Nah, sekarang kita punya 2 pilihan..
Membiarkan rumah berantakan dan kita langsung meneruskan aktivitas yang memang sudah menunggu di depan sana, dengan keadaan rumah kotor (dan kurang nyaman tentunya)
atau
Membersihkan rumah terlebih dahulu, baru melanjutkan aktivitas dengan nyaman dan tenang
?

Selintas terpikir di otak saya,
mungkin ini hal yg terjadi dengan hati ini.
Saat kecil, hati ini masih bersih tanpa noda..
Tapi stelah kita beranjak dewasa, mulai datang hal2 yang membuat noda di hati ini..
Dan pasti ‘hal2’ itu akan terus datang menghampiri,,
karena kita hidup di dunia bersama manusia lain..

Saat kita memutuskan untuk membiarkan noda2 itu bertumpuk, hidup ini akan mulai terasa kurang nyaman.
Walaupun awalnya kita merasa semua urusan bisa terselesaikan dengan lebih cepat, tapi ada yg hilang dsini, Kenyamanan, Kebahagiaan..

Tapi ketika kita memutuskan untuk terlebih dahulu membersihkan noda2 itu, serasa urusan yg menghadang lebih mudah untuk diselesaikan. Karena suasana sekitar yg sudah kita ‘buat’ nyaman. Dan di akhir perjalanan nanti, kebahagiaan kan menanti..

so, pilih mana?
membiarkan rumah kotor n menanti ketidaknyamanan, atau selalu membersihkan rumah dan dapat menyelesaikan urusan dengan nyaman dan di akhiri dengan bahagia…

Mulailah untuk terus membersihkan hati ini dengan terus mengingat Allah..

(Catatan ini dibuat untuk mengingatkan diri saya yang penuh dengan noda2.. Juga untukmu yang lagi baca. Semoga kita bisa meraih kebahagiaan itu, meraih surga-Nya.. Dan selalu mendapatkan ridho dari-Nya.. Amiin)

Iklan

One thought on “Kalau HATI diibaratkan RUMAH,,,”

  1. assalamu’alaikum teh poe.. jazakillaah khairan katsira buat ilmunya..
    iya, ini yang mira bilang waktu itu, ‘ingin sembuh dulu..’
    butuh dokter nih teh.. ada yang mau jadi dokternya nggak? hehe.. mudah2an Allah menyembuhkan juga bagi yang merindukan kesembuhan dari-Nya. amiin.. doain ya teh ^^ mohon doanya juga dari para pembaca. jazakumullaah khairan katsira.. miss u so much teh puu..

    ——-
    wa’alaikumussalam…
    ^^ waiyyakum mir…
    mkasi juga mir…^,^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s