Ketika Aku Harus Pergi

Sebuah perenungan hidup
Entah kenapa, akhir-akhir ini aku dihadapkan dengan hal mengenai kiamat dan kematian.

Seminar “2012″
Film “Knowing”
Lagu “Ketika tangan kaki bicara”
Kabar kematian saudara saudara seiman

Semuanya membuatku berpikir
Tentang apa yang akan terjadi suatu saat nanti
Tentang fenomena-fenomena langit yang diprediksi akan terjadi
Tentang fakta ilmiah yang menjelaskan semua itu

Sekali lagi aku merenung
Sekali lagi air mataku menetes
setelah sekian lama..

Oh Rabb..
Aku takut…
Aku takut saat hari itu datang, aku tidak sedang bersamaMu
Aku takut menyia-nyiakan waktuku yang masih tersisa ini
Aku takut aku tak bisa mengemban amanat ini, sebagai manusia di muka bumi
Aku takut karena aku belum bisa sempurna menjaga hijab ini
Aku takut saat aku harus pergi aku tidak sedang mengingatMu
Aku takut saat aku tidur malam ini aku tidak bisa terbangun lagi
Aku takut malaikat pencabut nyawa itu datang dengan muka garang dan dengan kasar mengambil sesuatu dariku
Aku takut membuatMu kecewa
Aku takut suatu saat nanti aku harus mendekam lama di tempat yang panas

Rabb..
Aku benar-benar takut
Tapi tak juga aku meninggalkan hal yang tak Kau suka
Tapi tetap saja aku lalai dari yang Kau perintahkan

Rabb…
Tuntun aku selalu..
Bimbing aku..
Tegur aku kalau itu bisa membuatku sadar dan semakin dekat denganMu..

Rabb..
Bawa aku bersamaMu
Aku ingin Kau bangga menciptakanku
Aku ingin mencintaiMu
Aku ingin menjadi kekasihMu..

3 Tanggapan

  1. ukh negri….eh.. ngeri…
    bila semua itu terjadi, hanya Dia yang mampu melindungi kita….
    salam kenal :-)

  2. Emang mo kiamat ya? aku jarang nonton berita.
    Tapi kok takut sih..

  3. Semua itu hanya peringatan dini.
    Agar kita lebih mawas diri.
    Apapun hal yang akan terjadi nanti.
    Terimalah dengan keikhlasan sufi.

Tinggalkan Balasan